Mengaku cinta, namun tak mampu membuktikannya adalah dusta, bahasa indonesianya 'gombal' atau cinta palsu.
Syi'ah begitu semangatnya mengklaim cinta ahlul bait. Tidak cukup di situ, mereka juga menuduh Ahlus sunnah sebagai 'Nawashib' (musuh ahlul bait).

Pada kesempatan kali ini kita akan buktikan 'cinta palsu' Syi'ah, dan alangkah besarnya cinta ahlus sunnah kepada ahlul bait.

Riwayat hadits, adalah perkara sakral dan urgen, sebab:
1. Ketika seorang perawi meriwayatkan hadits dari seseorang apa adanya, maka ini adalah indikasi 'kepercayaannya' kepada orang tersebut.
2. Ini membuktikan kejujuran perawi, sebab jika dia tidak jujur, maka ia bisa memanipulasi hadits yang diriwayatkannya, dan dampak negatif akan jatuh kepada sumber hadits tersebut.
3. Ilmu sanad (silsilah riwayat) hadits hanya dimilki oleh ahlus sunnah. Dimana satu persatu perawi dipelajari kejujuran dan agamanya. Maka kita mengenal hadits shahih, dha'if, maupun maudhu'.

***

Baca artikel  selengkapnya di TOKOH SYIAH INDONESIA  tafhadol
Maka kita dapat membandingkan riwayat-riawayat hadits dari kitab ahlus sunnah dan kitab syi'ah, dengan membandingkan jumlah hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah dan ahlul bait :

I.Kitab2 hadits Syi'ah:

1. Al-Kafi karya Al-Kulaini : Buku hadits paling shohih di kalangan Syi'ah,di dalamnya terdapat 16.199 hadits.

Hadits yang shohih : 6714 ,dan yang dho'if : 9485. Ini berdasarkan pengakuan Fakhruddin Ath-Thuraihi ( Ulama Syi'ah lahir di Najaf 979 H,dan wafat di Najaf pada 1085 H,dan ia memiliki 20 karangan).Dan hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah dalam kitab ini hanya 92 hadits.Hadits ini kebanyakan bermasalah atau ahad,dan hadits ahad tidak dpt dijadikan hujjah menurut mazdhab Imamiyah Itsna 'Asyariyah.

2. Man La Yahdhuruhul Faqih karya Shaduq.
3. At-Tahdzib
4. Al-Istibshar,keduanya karya Ath-Thusi.

Dalam keempat kitab hadits mu'tamad ini terdapat lebih dari 44 ribu hadits. Dengan perincian sebagai berikut:

- Hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hanya berjumlah : 644 hadits.

- Riwayat Fathimah : tidak ada satupun hadits riwayat Fathimah dalam 44 ribu adits di atas.ajiiiiib !!

- Riwayat Imam Ali : hanya terdapat 690 riwayat dari 44 ribu hadits di atas,padahal Imam Ali adalah imam pertama dan terbesar ?? dan kebanyakan riwayat ini mursal.

- Riwayat Imam Hasan Bin Ali : 21 riwayat.

- Riwayat Imam Husein : hanya 7 riwayat.

Saatnya sekarang kita bandingkan dengn kitab hadits Ahlus Sunnah :

II. Kitab Hadits Ahlus Sunnah: Shahih Bukhari,Shahih Muslim, Sunan Nasa'i,Sunan Tirmidzi,Sunan Ibnu Majah,Sunan Abu Daud,Muwaththa' Imam Malik,Musnad Imam Ahmad,dan Sunan Ad-Darimi.

Hampir seluruh hadits dalam kitab yang sembilan ini diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,adapaun riwayat dari Ahlul Bait,adalah sbb:

- Riwayat Fathimah Radhiyallahu Anha : 11 riwayat,dan 8 di antaranya terdapat di Musnad Imam Ahmad.
- Riwayat Imam Ali : 1583 riwayat,dan dalam Musnad Imam Ahmad terdapat 804 riwayat.

Artinya riwayat dalam Musnad Imam Ahmad mengalahkan jumlah riwayat dalam 4 kitab syi'ah yang mu'tabar.

- Riwayat Imam Hasan : 35 riwayat.
- Riwayat Imam Husein : 43 riwayat,dan dalam Musnad Imam Ahmad terdpt 18 riwayat,artinya lebih banyak dari 4 buku syi'ah.

III. Riwayat Hadits dari Ahlul Bait yang lain dalam kitab Ahlus Sunnah:

1. Shahih Bukhari : 25 hadits dari Zainal Abidin,setara denga riwayat Utsman bin Affan : 25 hadits.
2. Shahih Muslim : 15 hadits dari Zainal Abidin,19 hadits dari Al-Baqir,dan 17 hadits dari Ash-Shadiq,sedang dari Abu Bakar Ash-Shiddiq hanya 9 hadits.
3. Sunan Tirmidzi : 23 hadits dari Al-Baqir,20 hadits dari Ash-Shadiq,sedangkn Abu Bakar hanya memilki 22 riwayat,dan Utsman 19 riwayat.
4. Sunan Nasa'i : 56 hadits dari Al-Baqir,44 hadits dari Ash-Shadiq,sedang Abu Bakar hanya 22,dan Utsman 27 riwayat.
5. Sunan Abu Dawud : 11 dari Zainal Abidin,17 dari Al-Baqir,11 dari Ash-Shadiq,sedang Abu Bakar hanya 11 hadits,dan Utsman 15 hadits.
6. Sunan Ibnu Majah : 24 dari Imam Al-Baqir,19 dari Ash-Shadiq,dan dari Abu Bakar 16hadits,dan dari Utsman bin Affan 23riwayat.

IV. Persentase Keshahihan Kitab Hadits:

1. Hadits Shahih dan Hasan dalam Kitab Al-Kafi karya Al-Kulaini : 41,5 % (menurut Fakhruddin Ath-Thuraihi).
Sedang menurut Muhammad Baqir Al-Bahbudi,hanya 27.9 %.

2. Hadits Shahih dan Hasan dalam Kitab Shahih Bukhari : 99 %.
3. Hadits Shahih dan Hasan dalam Kitab Shahih Muslim : 99 %.
4. Hadits Shahih dan Hasan dalam Kitab Sunan Nasa'i : 91,6 % (berdasarkan tahqiq syekh Albani)
5. Hadits Shahih dan Hasan dalam Kitab Sunan Abu Dawud : 74,4 % (berdasarkan tahqiq syekh Albani)
6. Hadits Shahih dan Hasan dalam Kitab Sunan Tirmidzi : 73,2 % (berdasarkan tahqiq syekh Albani)
7. Hadits Shahih dan Hasan dalam Kitab Ibnu Majah : 73 % (berdasarkan tahqiqi syekh Albani).

Berarti, Sunan Ibnu Majah yang menempati posisi ke-tujuh dalam urutan kitab hadits Ahlus Sunnah,mengalahkan keshahihan kitab tershahih Syi'ah Al-Kafi.

Setelah mengamati perbandingan otentik ini, terbukti dengan jelas bahwa Islam (Baca; Ahlus Sunnah) sangat menjaga dan menjunjung tinggi ajaran Ahlul Bait Nabi tercinta dengan mengabadikan perkataan serta riwayat-riwayat dari mereka. Mencintai mereka tidaklah dengan menangis-nangis dan sujud di kuburan-kuburan mereka sebagaimana yang dilakukan oleh Syiah.

Diterjemahkan oleh Fan Page Facebook; Dukung MUI KeluarkanFatwa Syiah Sesat dan Haram Di Indonesia
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: